Bahasa Tagalog, sama seperti
bahasa- bahasa lainnya di muka bumi ini mempunyai pola- pola yang entah siapa
yang menyepakati bersama dan diturunkan hingga kini dan menjadi pola baku yang
dimengerti oleh pengguna bahasa.Entah mengapa mesti begitu, pengguna bahasa
merasa begitulah yang benar.
(Ups, sorry kalau pada gak
ngerti. Yang ngetik lagi ngaco, hehehe)
Okeh, back to the topic.
Misalnya, dalam
mendeskripsikan seseorang atau sesuatu. Dimulai dengan kata benda atau kata
ganti. Lalu penanda predikat, dan kemudian ditambah kata sifat/ kata benda/ dan
kata ganti.
Ribet, yak??? Simpelnya, kalau
pola kalimat dalam bahasa Indonesia adalah Subjek + Predikat + Objek +
Keterangan, pola kalimat dalam Bahasa Tagalog adalah Subjek +Penanda
Predikat+Predikat + Objek + Keterangan. Subyek dan kata keterangan bisa lebih
dari satu. Penanda predikat adalah kata ‘ay’. (bukan ‘ayang’ okeh? *Ups, salah
fokus lagi*)
Okeh, kembali fokus.
Secara keseluruhan, ada tiga
pola dasar kalimat Bahasa Tagalog, yaitu:
1. Mendeskripsikan seseorang atau
sesuatu
2. Seseorang atau sesuatu yang
sedang melakukan sesuatu (kalimat aktif)
3. Sesuatu yang terjadi pada
seseorang (kalimat pasif)
Contoh kalimat:
BI (Bahasa Indonesia) :Kiko
belum siap .
BT (Bahasa Tagalog): Kiko
(subyek) ay (penanda predikat) hindi pa handa (kata sifat).
Note: postingan ini adalah hasil penulisan ulang dan penerjemahan bebas dari: http://www.tagalog1.com/. Jika ada kesalahan dalam penyampaian maksud, saya mohon maaf karena saya juga masih belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar