Hallo,
apa kabar. Hari ini, akibat keisengan tingkat tinggi karena lagi males mikir dan
kerjaan numpuk sangat membuat tidak berselera, saya pengen mem-posting sesuatu
yang mungkin banyak orang udah pada tahu. Dan karena iseng dan lagi males mikir
saya nanya- nanya sama Om Google Translate (anaknya Mbah Google, mungkin....
Eh, kalau Mbah Google punya anak, emang istrinya siapa? )
*Apa
urusannya ngetik tentang silsilah Mbah Google? Udah iseng, absurd lagi!!!!*
Ah,
sudahlah, daripada kepala makin pening, mending langsung aja, check it down!
Bahasa Indonesia
|
Bahasa Tagalog
|
Espanol
|
Minggu
|
Linggo
|
Semana
|
Hari
|
Araw
|
Dia
|
Senin
|
Lunes
|
Lunes
|
Selasa
|
Martes
|
Martes
|
Rabu
|
Miyerkoles
|
Miercoles
|
Kamis
|
Huwebes
|
Juevnes
|
Jum`at
|
Biyernes
|
Viernes
|
Sabtu
|
Sabado
|
Sabado
|
Minggu
|
Lingo
|
Domingo
|
Bulan
|
Buwan
|
Mes
|
Januari
|
Enero
|
Enero
|
Februari
|
Pebrero
|
Febrero
|
Maret
|
Marso
|
Marzo
|
April
|
Abril
|
Abril
|
Mei
|
Mayo
|
Mayo
|
Juni
|
Hunyo
|
Junio
|
Juli
|
Hulyo
|
Julio
|
Agustus
|
Agosto
|
Agosto
|
September
|
Setyembre
|
Septiembre
|
Oktober
|
Oktubre
|
Octubre
|
November
|
Nobyembre
|
Noviembre
|
Desember
|
Disyembre
|
Diciembre
|
Tahun
|
Taon
|
Ano
|
Nah,
itulah hasil keisengan saya siang ini. Anyway, kalau diperhatikan sekilas,
nama- nama hari, bulan, tahun, seperti perpaduan antara bahasa Indonesia,
Spanyol, dan Inggris, yak?
Yak,
mungkin (lagi- lagi mungkin, kan saya lagi males mikir, hehehe) karena Filipina
dijajah Spanyol dan Amerika.
Ngetik-
ngetik soal penjajahan Filipina, saya jadi iseng nanya- nanya sama Tante
Wikipedia (Ahahaha, saya gak tahu pasti Wikipedia itu Tante atau Om, tapi
kayaknya lebih asyik manggil tante, deh.) tentang Sejarah Filipina.
Tahun
1521, Ferdinand Magellan mengunjungi (itu istilah dari saya aja, biar agak beda
dengan buku- buku sejarah) ke Pulau Homonhon. Sebelum itu, suku- suku Negrito
dan kemudian orang- orang Austonesia telah lebih dulu menginjakkan kaki dan membentuk
kerajaan hingga membentuk negara kecil di
Filipina yang berkembang sekitar abad ke- 10.
Tahun
1565 menjadi awal derita Filipina. Miguel Lopez de Legazpi mendirikan pemukiman
San Miguel di Pulau Cebu, Teluk Manila di Luzon (1571). Di kota itu, didirikan
kota baru yang menandai penjajahan Spanyol selama kira- kira tiga ratus tahun.
Sadis!!!
*Lebih
sadis Belanda, deh. Mereka menjajah Indonesia 350 tahun!!!*
Pantes
aja sih, kebudayaan Spanyol begitu mempengaruhi kebudayaan Filipina pada saat
ini karena selain melakukan tindakan sadis yang disebut dengan penjajahan,
mereka membangun fasilitas umum seperti sekolah, univeristas, dan rumah sakit,
khususnya di bagian utara Filipina. Iya sih,
tujuannya 3G itu, glory, gospel, and Gold. Tujuan yang agak absurd
karena menjajah demi memperkaya diri sendiri tapi juga menyebarkan agama.
Penjajahan yang
begitu lama itu juga seiring dengan percampuran budaya antara Spanyol dan
Filipina. Pengaruh Spanyol yang masih melekat di sana yaitu nama penduduk, agama, hingga ciri- ciri fisik penduduknya karena pada masa itu terjadi perkawinan campuran antara orang- orang Spanyol dan penduduk setempat. Bahasa Tagalog, sebagai bahasa nasional di sana juga ikut- ikut mendapat pengaruh dari Bahasa Spanyol. Yah, seperti nama- nama hari dan bulan yang dibahas di awal.
Yep,
inilah hasil keisengan saya pagi ini. Semoga keisengan hari ini ada manfaatnya.
Dan berhubung deadline udah di depan mata, sepertinya keisengan saya harus
ditunda dulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar