Halo,kumusta?
Hari ini, saya
iseng membaca fanfic Chicser dalam Bahasa Tagalog. Saking isengnya, saya jadi
pusing karena banyak kata- kata yang tidak saya mengerti. Misalnya ‘ikaw’ dan
‘ka’. Mbah Google Translator memberitahu bahwa ‘ikaw’ berarti kamu. ‘Ka’ juga
artinya kamu.
*Loh kok sama?
Saya mikir sejenak –ini membuktikan saya punya otak, hehehee- nyengir kuda-*
Setelah mikir
sejenak itu, saya menyimpulkan bahwa kata ganti dalam Bahasa Tagalog sama
seperti kata ganti dalam Bahasa Inggris memiliki kesamaan, yaitu bergantung
dengan letaknya, sebagai subjek atau objek.
Tapi saya
tidak yakin. Untuk menjawab rasa ingin tahu saya, lagi- lagi saya konsultasi
sama Mbah Google.
Dan inilah
yang sumber yang saya dapat: http://www.seasite.niu.edu/tagalog/grammar%20activities/Grammar%201/Pronouns/Pronounsfs.htm.
Seperti
postingan sebelumnya, kali ini saya juga akan mencoba menerjemahkan artikel
tersebut dalam bahasa Indonesia.
Ang Pronouns
Ang Pronouns
adalah kata ganti in focus.
The Personal
Pronoun
Personal
Pronoun digunakan untuk menggantikan kata benda yang merujuk pada orang. Tren
sekarang, khususnya penutur asli Tagalog yang masih muda di Filipina
menggunakan kata ganti tersebut untuk merujuk pada benda hidup dan benda mati.
Tetapi untuk pemakaian sehari- hari dan pembelajar Tagalog pemula -seperti
saya- dianjurkan untuk memakai kata ganti tersebut terbatas pada orang saja.
*Oke deh, oke*
Pertama, kata ganti
untuk orang pertama merujuk pada siapa yang bicara (Aku, kami). Ketika hanya
merujuk pada satu orang, gunakan kata ganti bentuk tunggal. (misalnya saya).
Ketika orang pertama tersebut merujuk pada banyak orang, gunakan bentuk jamak
(kami)
Kedua, kata ganti orang kedua
merujuk pada orang yang diajak bicara (kamu).
Ketiga, kata
ganti orang ketiga tidak merujuk pada pembicara dan pendengar melainkan pada
orang lain di luar percakapan. (dia, mereka).
Secara
ringkas, lihat tabel di bawah ini.
ANG Personal Pronouns
|
||
Tunggal
|
Jamak
|
|
Orang Pertama
|
AKO
(Aku)
|
KAMI
(Kami)
|
TAYO
(Kita)
|
||
Orang Kedua
|
IKAW/KA*
(Kamu) |
KAYO
(Kalian) |
Orang Ketiga
|
SIYA
(dia) |
SILA
(mereka) |
Nah, coba perhatikan kalimat di bawah ini:
SIYA
Si Jose pergi ke taman. Kemudian Si Jose mendengarkan
musik. Kemudian, Si Jose memanjat pohon.
Terlalu banyak kata ‘Si Jose’, bukan? Jadi, agar tidak
berulang, kita bisa mengganti ‘Si Jose’ dengan kata ganti. Pertama, karena ‘Si Jose’ adalah subjek yang menjadi
fokusnya, kita perlu memilih Ang Pronoun, yaitu Siya.
IKAW dan KA sama dengan KAMU. IKAW digunakan ketika
kata tersebut adalah kata pertama dalam sebuah kalimat dan KA digunakan dalam
posisi yang lain.
Di bawah ini adalah dialog yang menunjukkan perbedaan
penggunaan IKAW dan KA.
Jose: Minda, kumusta ka?
Minda: Mabuti. Ikaw?
Jose: Mabuti rin. Saan ka pupunta sa Sabado?
Minda: Pupunta ako sa Laguna.
Jose: Talaga? Sino ang kasama mo?
Minda: Kasama ko sina Fe, George at Dan. Ikaw, gusto mo bang sumama?
Jose: Aba! Siyempre.
|
Jose: Minda, apa kabar?
Minda: Baik,
dan kamu?
Jose: Baik juga. Kemana kamu akan pergi hari Sabtu ini?
Minda: Saya
mau pergi ke Laguna.
Jose: Benarkah?
Pergi dengan siapa?
Minda: Saya
pergi dengan Fe, George dan Dan. Bagaimana
denganmu, apakah kamu mau ikut?
Jose: Oh,
sure!
|
Ada aturan pengecualian tentang KA dan IKAW. Ungkapan
tertentu menggunakan IKAW tidak pada awal kalimat. Contohnya:
Kung ako ikaw. . . .
Kung ikaw ang tatanungin. . . .
Basta ikaw!
|
Jika saya jadi kamu . . . .
Jika kamu
yang diminta . . .
Semuanya
untuk kamu!
|
KAMI merujuk pada pembicara
dan kelompoknya atau orang- orang yang diasosiasikan dengannya. KAMI memiliki
pengertian yang sama dengan KAMI dalam bahasa Indonesia.
TAYO merujuk pada pembicara,
pendengar, dan orang lain yang diasosiasikan mereka. TAYO memiliki pengertian
yang sama dengan KITA
Contoh:
Ana: Carla, kumusta ang bakasyon mo?
Carla: Naku ang saya!
Ana: Saan ka pumunta?
Carla: Pumunta ako sa Bikol. kasama ang pamilya ko. Bumisita kami sa aking lola doon.
Nagkita-kita kami ng aking mga pinsan at pumunta kami sa beach. Umakyat din kami sa bundok at natulog kami doon ng isang gabi. Masaya
talaga ang bakasyon namin.
Ana: Mabuti ka pa at nakapagpahinga ng husto noong bakasyon. Sana may mga
kamag-anak din ako sa probinsiya para mabisita ko kapag bakasyon.
Carla: Pista sa Bulakan sa Sabado at
balak kong pumunta doon kasama ang mga kapatid ko. Gusto mo bang sumama?
Ana: Aba, oo! Saan tayo tutuloy doon?
Carla: Nag-iimbita ang Tita Norma ko sa isang salu-salo sa bahay niya. Puwede tayong tumuloy doon. Tiyak na maraming pagkain dahil inaasahan niya na maraming bisitang darating. Manonood tayo ng parada sa umaga, at sa gabi naman ay pupuntatayo sa sayawan. Siguro may mga artistang darating.
Ana: Naku, sana Byernes na ngayon!
|
Ana: Carla, bagaimana
liburanmu?
Carla: Oh, sangat menyenangkan!
Ana: kemana
kamu pergi?
Carla: I pergi
ke Bikol dengan keluarga saya. Kami mengunjungi nenek Kami bersama- sama
dengan sepupu, dan kami pergi ke pantai beach. Kami juga mendaki gunung dan
menginap semalam di san. Liburan kami sungguh menyenangkan!
Ana: Bagus
untukmu bisa bersantai selama liburan. Saya berharap mempunyai saudara di
provinsi lain supaya saya bisa mengunjungi mereka selama liburan.
Carla:Ada
parade Bulakan Sabtu ini dan saya berencana pergi ke sana dengan adik
perempuan say. Kamu mau ikut dengan kami?
Ana: Oh iya! Berapa
lama kita akan tinggal di sana?
Carla: Tante saya mengundang orang- orang ke pesta
di rumahnya. Kita bisa tinggal di sana. Saya yakin di sana banyak nakanang
karena dia memperkirakan banyak tamu yang akan datang. Kita akan menyaksikan
parade di pagi hari dan sore harinya kita akan menari. Mungkin di sana akan
hadir artis- artis
Ana: Oh gosh! Saya tidak sabar menunggu hari Sabtu. |
The Demonstrative Pronouns
Demonstrative Pronouns digunakan untuk mengganti frase atau kata benda yang merujuk pada non- manusia. Kata- kata benda tersebut selalu in focus. Walaupun bentuk- bentuknya selalu diterjemahkan dengan this/these (ini) dan that/those (itu) dalam Bahasa Inggris juga berarti sama dengan it/they.
Bentuk-
bentuk Ang membedakan bentuk dasar jarak relatif pembicara, pendengar.
Jarak
Relatif
|
ANG-Demonstrative
Pronouns
|
|
Dekat dengan
pembicara
|
Ito
|
This (ini)
|
Dekat dengan
pendengar
|
Iyan
|
That (itu)
|
Jauh dari
keduanya
|
Iyon
|
that (di sana )
|
The demonstrative pronouns mempunyai dua fungsi
1. Mengganti ANG-phrases. Contoh:
Nalaglag ang baso.
Nalaglag ito. |
Gelas itu jatuh.
(It) jatuh. |
May ilaw ang silid.
May ilaw iyon. |
Ruangan itu mempunyai cahaya.
(It) mempunyai cahaya. |
Nasa kusina ang aso.
Nasa kusina iyon. |
Anjing itu berada di dapur.
(It) berada di dapur. |
Hanya
kata benda jamak digantikan kata ganti orang. Contoh:
Nalanta ang mga bulaklak.
Nalanta ang mga ito. |
Bunga- bunga layu.
Mereka layu. |
Nawala ang mga libro ko.
Nawala ang mga iyon. |
Buku- buku saya hilang
Mereka hilang. |
Binili niya ang mga libro para sa klase.
Binili niya ang mga iyon. |
Buku- buku dibeli olehnya.
Mereka dibeli olehnya. |
Mereka
digunakan sebagai penunjuk kata benda rujukan. Dalam konteks ini, kata ganti
bisa merujuk pada manusia atau benda bukan manusia untuk penekanan dan
ditempatkan di awal kalimat. Contoh:
Ito si Noel.
|
Dia (This) Noel.
|
Iyan ang upuan ko.
|
Itu (That) bangku saya.
|
Iyon ang tatay niya.
|
Dia (That) ayah.
|
Ito ang mga halaman ko.
|
Mereka (These) tanaman saya.
|
Iyan ang mga gamit niya.
|
Mereka (Those) adalah barang- barang saya.
|
Iyon ang mga kaibigan ko.
|
Mereka (Those) teman- teman saya.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar