Pertanyaan
ini muncul saat saya ingin belajar Bahasa Tagalog. Keinginan yang muncul karena
ketertarikan yang berlebihan pada Chisser.
*hadeh,
lagi- lagi soal boyband itu. –pasang tampang datar- *
#Biarin
aja namanya juga anak muda, pasang emoticon :-p #
Okeh,
focus to the topic.
Jadi, bagaimana
caranya agar bisa cepat belajar bahasa asing?
Saya
bertanya kepada beberapa teman dan sebagian dari mereka mengatakan tata bahasa
tidak perlu dipelajari. Penguasaan bahasa asing bukan jaminan seseorang akan
mudah mengusai bahasa asing.
Sebagian
lain mengatakan perlu. Karena tanpa adanya pemahaman tata bahasa, pengguna
bahasa tidak akan bisa menguasai bahasa tersebut dengan baik.
#jadi
harusnya gimana?#
*Anyway,
Tata Bahasa itu apaan sih?*
Menurut
wikipedia, Tata bahasa adalah ilmu yang mempelajari kaidah-kaidah yang
mengatur penggunaan bahasa. Ilmu ini merupakan bagian dari bidang
ilmu yang mempelajari bahasa yaitulinguistik.
*Copas –masih pasang tampang datar-*
#Biarin, yang penting ngaku :-p #
#Biarin, yang penting ngaku :-p #
Secara sederhana, tata bahasa diperlukan untuk mempelajari
struktur bahasa. Penguasaan tata bahasa mempengaruhi perkembangan dan kemampuan
empat aspek keterampilan berbahasa yaitu speaking (berbicara), listening
(mendengar), reading (membaca), dan writing (menulis).
*Ahay, jadi ingat mata kuliah –entah zaman kapan itu-*
Anyway, saya jadi ingat kata- kata dosen Writing saya di
kampus. Beliau bilang, dalam mempelajari bahasa asing, apapun itu, yang
dipelukan adalah prakteknya-dalam hal ini speaking (berbicara) daripada sibuk
berkutat dengan tata bahasanya. Karena penguasaan tata bahasa akan sejalan
dengan kemampuan berbicara.
Tapi bukan berarti kita tidak perlu belajar tata bahasa, loh.
Akan menjadi sulit dimengerti lawan bicara jika kita hafal semua kata- kata
dalam bahasa asing tapi tata bahasanya acak- acakan.
Saya menafsirkan kata- kata beliau begini:
Tata bahasa tidak boleh dipelajari secara kaku. Perlu ada
latihan- latihan penguasaan empat aspek bahasa yang telah saya sebutkan di
atas.
Jadi, kesimpulannya, pembelajar bahasa perlu mempelajari tata
bahasa dan juga mempraktekkan aspek- aspek bahasa, Pendeknya, harus seimbang
antara teori dan praktek. Teorinya ilmu tata bahasa dan prakteknya adalah
reading, writing, listening, dan speaking.
*oh gitu.*
#Ya begitu. Sekarang, pertanyaan besarnya, seperti apa tata
bahasa Tagalog itu. Sejak seminggu lalu, saya nanya- nanya Mbah Google, gak
pernah dijawab dengan jelas. Somebody help me, please;s.#
*Pasti gara- gara ngefans berlebihan sama Chisser -pasang tampang datar-*
Ada yang bisa bantu?
*Pasti gara- gara ngefans berlebihan sama Chisser -pasang tampang datar-*
Ada yang bisa bantu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar